Minggu Kelima Kontrak-CERN Summer Programme Bagian 12

Minggu kelima dimulai dari Senin, 21 Juli 2014 sampai Jumat 25 Juli 2014. Tidak terasa sudah memasuki minggu kelima dari total delapan minggu yang saya miliki disini. Kali ini saya tidak akan bercerita panjang karena memang minggu ini tidak begitu banyak visit dan sehari-hari saya seperti biasa mengikuti kuliah, ada sebuah visit serta tentu saja menganalisis data yang diberikan serta membaca paper untuk membantu pembahasan dari analisis data yang telah dilakukan. 
Setiap pagi seperti biasa saya bersiap-siap dan tentu saja memasak makanan yang simple untuk bekal makan siang. Minggu ini saya tidak bangun sepagi minggu-minggu kemarin, hehehehe mungkin karena tidak se-khawatir saat saat awal. Saat awal saya sering bangun sangat pagi, entah karena jetlag atau bisa juga karena khawatir saya harus menghabiskan waktu yang cukup lama untuk bersiap-siap seperti mandi, memasak sarapan serta bekal makan siang. Kuliah minggu kelima ini memiliki jadwal seperti berikut :
Senin          : Raw Data to Physics Result, Standard Model at Hadron Collider, Neutrino Physics
Selasa         : Raw Data to Physics Result, Standard Model at Hadron Collider, Neutrino Physics
Rabu           : Heavy Ions, Accelerator Upgrade, Neutrino Physics and Visit to CERN Data Center
Kamis         : Heavy Ions, Superconductivity and Magnets, Simulation of Particle Interaction in a                             Detector
Jumat          : Heavy Ions, Superconductivity and Magnets, RF System for LHC

Saya coba sedikit me-review garis besar dari tiap-tiap lecture diatas. Memang saya akui lecture yang saya ikuti cukup berat untuk yang bertema fisika partikel karena saya tidak memiliki dasar tentang Quantum Mechanics lanjut serta Field Theory, namun untuk kuliah yang berbau engineering seperti Accelerator Upgrade, RF System for LHC dan Superconductivity and Magnets saya bisa menyimak dan memahaminya dengan baik walaupun memang sangat susah untuk paham 100% saat itu juga. Sesekali saya juga mengantuk dan tertidur di kelas ketika kuliah tentang fisika partikel yang sudah tidak saya mengerti, hehehehe. Raw Data to Physics Result bercerita tentang analisis data yang didapat oleh detektor, melihat fenomena apa yang bisa disimpulkan dari ribuan data yang dihasilkan dari tumbukan proton-proton yang dilakukan di setiap detektor. Standard Model at Hadron Collider membahas tentang Standard Model yang menjelaskan peristiwa pada tumbukan antara Hadron dan Hadron yang dibuat menyerupai keadaan tepat sesaat setelah Bigbang. Neutrino Physics membahas mengenai neutrino dan fisika yang berkaitan dengannya. Heavy Ions bercerita tentang tumbukan antar ion seperti yang terjadi di ALICE (A Large Ion Collider Experiment). Accelerator Upgrade bercerita tentang upgrade yang ingin dilakukan oleh CERN dan rencana membuat beberapa Accelerator tambahan serta sebuah Accelerator yang jau lebih besar dari Large Hadron Collider (LHC) yang bernama Future Circular Collider. Superconductivity and Magnets menjelaskan tentang teori serta aplikasi superkonduktivitas dan magnet yang digunakan oleh CERN untuk akseleratornya. RF System for LHC bercerita tentang Sistem untuk membelokkan proton di dalam akselerator. Simulation of Particle Interaction in a Detector membahas tentang simulasi menggunakan monte carlo untuk dijadikan pembanding data eksperimen dan juga berguna untuk memprediksi dan melakukan pembaharuan pada fasilitas detektor.

Saya juga tetap mengerjakan proyek yang diberikan yaitu setelah mempelajari sistem fabrikasi lapisan tipis untuk Cherenkov Detector, saya diberi data beberapa sample sebelum LHC di-shutdown dan diminta untuk menganalisisnya. Memang proyek ini dasarnya adalah fisika dan saya bisa memahami karena dasar fisika yang saya miliki cukup baik. Efek foto electrik, amplifikasi ion, pembobotan, distribusi gaussian, dan fisika yang berhubungan dengan kuantum.

Ada sebuah kunjungan di minggu itu, kunjungan ke Data Center dan Anti Proton Decelerator. Data Center CERN mengurus semua data serta network CERN dan bertanggung jawab atas network CERN dengan lembaga-lembaga penelitian di negara lain. CERN berkoneksi dengan Lab Desy yang ada di Jerman, dengan Fermi Lab yang di Amerika serta banyak Lembaga penelitian di setiap negara. Mereka bertukar data dan saling membantu dalam proses komputasi. Sedangkan Anti Proton Decelerator adalah fasilitas untuk melakukan deselerasi terhadap antiproton yang dihasilkan dalam tumbukan dan anti proton ini akan digunakan untuk membuat anti Hidrogen dan atom ini akan digunakan untuk eksperimen efek gravitasi terhadap anti materi.


Data Center
Data Center
Anti Proton Decelerator Facility
Senyum!
Bersama Usman, teman dari Pakistan

Bersama Quadropole Magnet yang digunakan di Accerator
Begitulah kisah di minggu kelima kontrak, setiap minggu memiliki pengalaman yang baru dan tentunya setiap weekend akan ada tempat baru di Eropa yang dikunjungi :).


Comments

Popular posts from this blog

Pengalaman Mengikuti ON MIPA-PT 2012 (Bagian 1)

Scientific Research in Indonesia needs big momentum to accelerate: A Reflection from Asian Games 2018

Flash Back : Berjuang di Olimpiade Sains Nasional 2010 Medan, Sumatera Utara