Flash Back : Coretan di Tembok Kamar, Menjemput Sebuah Impian-CERN Summer Programme Bagian (-1)

Halo teman-teman, kali ini saya akan membahas kisah dibalik layar tentang perjuangan mendaftar untuk CERN Summer Student Programme 2014. Kejadian ini bisa dibilang tepat setahun yang lalu. Saya mengetahui CERN sejak publikasi besar-besaran oleh media di seluruh dunia saat CERN mampu membuktikan keberadaan partikel Higgs-Boson, saat itu tahun 2012. Saya memang menggemari fisika sejak kecil, bermimpi ingin menjadi seorang penemu dan peneliti seperti Thomas Alva Edison, Isaac Newton dan Albert Einstein. Saya juga mengagumi pemikiran-pemikiran ilmuwan. Saya tertarik akan fenomena alam semesta dan ingin mengetahui alasan baik itu kualitatif maupun kuantitatif yang melatarbelakangai fenomena tersebut. Saya berpikir di tahun 2012 itu bahwa betapa hebatnya ilmuwan-ilmuwan di seluruh dunia melakukan kolaborasi dengan tujuan yang satu yaitu untuk membuktikan dan mengetahui bagaimana alam semesta bekerja dan sekaligus menurut padangan saya menambah bukti keagungan Tuhan. CERN, sebuah lembaga penelitian yang dibentuk oleh negara-negara Eropa untuk fisika partikel, dengan akselerator dan detektornya yang sangat megah dan raksasa, mereka didirikan untuk membantu melakukan konfirmasi terhadap teori fisika partikel serta mencari jawaban atas mekanisme dasar alam semesta. Saya hanya bisa menyaksikan dari TV saat itu bagaimana ilmuwan bekerja disana, mengolah data, menganalisis serta melakukan operasi terhadap mesin-mesin yang sangat kompleks. Tak pernah terpikirkan oleh saya untuk bisa mengunjungi CERN karena saya sadar perlu menjadi peneliti yang hebat untuk bisa bekerja disana. Rasa kagum akan CERN sejenak mendekam dulu dipikiran saya hingga pada tahun 2013 bulan Maret atau April saya mendengar Nathaniel Chandra Harjanto, kakak tingkat saya di Program Studi Teknik Fisika ITB diterima untuk melakukan internship yang bernama CERN Summer Student Programme 2013 (CSSP 2013). Dia memang mahasiswa berprestasi di Program Studi, memiliki hasil studi yang sangat memuaskan dan banyak mengikuti lomba-lomba. Saat itu saya langsung tersentak, kagum namun juga terpacu dan berkata dalam diri "Tahun depan saya harus bisa". Ini adalah kesempatan yang luar biasa, untuk mengunjungi CERN dan merasakan bekerja disana serta menambah wawasan untuk melihat Eropa.

Saya simpan dalam pikiran saya dan juga saya berencana untuk mendaftar saat pendaftaran dibuka untuk CSSP 2014! Tentu saja saya akan bertanya nanti ke Nathan bagaimana dia bisa diterima menjadi salah satu peserta CSSP. Sejauh ini saya cukup yakin karena saya memiliki beberapa bekal diantaranya hasil studi saya bagus, saya juga pernah menjuarai lomba saat kuliah dan juga memiliki beberapa pengalaman sebagai asisten mata kuliah dan praktikum. Saya juga memiliki hasil Tes TOEFL ITP yang sangat pas, 550!. Satu hal yang terpenting, saya memiliki impian dan keinginan serta ketertarikan di riset bidang fisika! .

Waktu tak terasa, saya menanyakan ke Nathan kapan biasanya pendaftaran dibuka dan dia bilang saat itu biasanya sekitar September, Oktober atau awal November. Saya terus membuka secara rutin website CERN yang digunakan untuk melakukan pendaftaran. Berikut alamat webnya: http://jobs.web.cern.ch/join-us/studentships-summer-non-member-state-nationals. Dan tibalah hari dimana saat saya mengakses web tersebut, pendaftaran sudah bisa dilakukan, saya masih ingat saat itu 26 Oktober 2013, saat saya berada di asrama untuk beristirahat sejenak di sela-sela kuliah dan menyempatkan mengecek web tersebut. Perasaan saya berdebar saat itu, saya semakin dekat dengan impian. Mungkin banyak orang berpikir takut untuk mendaftar karena pendaftaran memerlukan beberapa dokumen yang harus di upload serta berpikir pesimis layaknya susah untuk diterima karena CERN itu sungguh luar biasa. Namun dalam benak saya berbeda, saya sangat ingin diterima, saya merasa optimis dengan hasil yang saya dapatkan sejauh ini dan saya bersedia memenuhi semua dokumen yang diperlukan serta mengisi form dan essay yang diminta. Apa yang harus ditakutkan? pendaftaran pun tidak dipungut biaya, masalah dokumen, saya bisa mengusahakannya, mendapatkannya secara bertahap. Waktu yang diberikan oleh CERN untuk pendaftaran ini terbilang cukup lama, dari Oktober akhir hingga Januari akhir, 3 bulan! tidak ada alasan bagi saya untuk menunda menjemput salah satu impian saya. Satu hal yang harus saya pikirkan matang-matang adalah pengumuman hasil diterima atau tidaknya masih akan diumumkan April 2014 dan saya bulan Juni awal sudah harus kerja praktek sebagai syarat kelulusan di Prodi Teknik Fisika. Saya berpikir untuk mencari dulu cadangan perusahaan yang mau menerima saya sehingga saya tidak perlu kawatir jika saya tidak diterima CERN, namun saya hanya ingin membayangkan saya diterima CERN! Bersyukur saya memiliki cadangan, saya tenang dan saya bisa fokus untuk mendaftar. Saya sungguh bersemangat! saya juga menginformasikan ke orang tua saya serta pacar saya bahwa saya mendaftar dan akan diterima di program ini!. Saya juga menuliskan tulisan di dinding kamar saya berbunyi "Hi Geneva! I will be there in June-August 2014" (bisa dilihat di foto di bawah ini), saya menuliskan itu di awal November lalu memperbaharuinya lagi di awal Januari. Saya mengusahakan otak kanan saya mengimajinasikan dan memikirkan saya diterima di CERN, pergi kesana, belajar disana dan menikmati Eropa! Impian harus disebar! untuk mengingatkan dan menyemangati kita disaat kita merasa sedikit pesimis :). 

Coretan di Tembok Kamar

Coretan di Tembok Kamar

Saya mengikuti prosedur pendaftaran seperti yang dijelaskan di web tersebut. Saya rangkum proses ini pada paragraf ini. Pertama saya register di Web tersebut, dengan mendaftarkan alamat email serta memasukkan password untuk masuk ke sistem pendaftarannya. Setelah itu saya dihadapkan pada halaman pengisian personal information dan yang paling susah adalah mengisi kemampuan Bahasa Inggris dengan Self Assesment, yaitu menilai sendiri kemampuan yang saya miliki. Dengan bekal hasil Tes TOEFL saya memberanikan diri mengisi kemampuan saya C2 (lihat: https://europass.cedefop.europa.eu/en/resources/european-language-levels-cefr), sebenernya siapa yang pernah menguji kemampuan saya, saya bisa berbahasa Inggris, baik reading, writing ataupun spoken. Lalu dilembar kedua mengisi bagian edukasi dimulai dari SMP hingga Universitas. Selanjutnya di halaman ketiga saya diminta untuk menulis essay dan saya menuliskan tiga buah essay dengan serius, saya cukup lama menghabiskan waktu dalam menuliskan essay ini agar baik dan mudah dimengerti pihak yang menyeleksi. Saya meminta Bapak saya untuk mengecek serta beberapa teman juga untuk mengeceknya hingga benar-benar yakin bahwa semuanya baik baru saya submit essay saya :). Hal terpenting dari essay adalah mereka akan mengetahui motivasi, pengalaman serta background pendidikan saya dari sini. Saya harus bisa dengan baik menjelaskan motivasi saya kenapa ingin mengikuti program ini, saya berusaha menghubungkan jurusan saya, ketertarikan saya serta impian saya dengan kegiatan penelitian dan proyek yang dilakukan oleh CERN. Saya juga menjelaskan apa hubungan program ini dengan latar belakang pendidikan saya serta menceritakan pengalaman-pengalaman baik lomba, asisten dan hal-hal yang ingin saya dapat melalui keikutsertaan pada program ini.  lainnya yang berhubungan dengan akademik dan keprofesian dengan baik dan terstruktur. Saya menghabiskan waktu sekitar 2 minggu untuk membuat tiga essay ini. Saya ucapkan terimakasih kepada Bapak saya dan Harumi yang sudah mau mengoreksi dan memberi masukan untuk essay saya :). Setelah itu saya diminta mengupload CV serta transkrip dan surat keterangan yang menerangkan saya masih berstatus mahasiswa. Saya buat CV saya dengan baik, mengisi hal-hal penting yang berhubungan dengan akademik dan keprofesian. Saya menggunakan bantuan web : https://europass.cedefop.europa.eu/editors/en/cv/compose dan melakukan editing agar terlihat lebih personal hehehe :). Perlu diperhatikan bahwa semua dokumen harus dalam Bahasa Inggris baik itu CV, transkrip nilai, serta surat yang menerangkan status mahasiswa. Sesi terakhir yaitu saya diberikan link oleh CERN untuk mengupload Recomendation Letter. Mereka meminta saya untuk memberikan link tersebut ke dua pihak yang akan menjadi "tukang promosi" saya, bisa teman, kerabat, dan dosen. Saya sarankan dosen yang memang benar-benar mengenal kita yang menuliskan surat ini, baik pernah menjadi asistennya, anak walinya atau pernah terlibat dalam proyeknya, dan tentunya harus dalam Bahasa Inggris. Saya mempercayakan letter kepada Dr. Endang Juliastuti, beliau adalah dosen Rangkaian Listrik dan Elektronika saya serta saya pernah menjadi asistennya di mata kuliah tersebut. Beliau saat itu merupakan Ketua Program Studi S2 Instrumentasi dan kontrol Teknik Fisika ITB. Saya menjelaskan padanya bahwa saya sedang mendaftar di untuk program ini dan saya ingin beliau memberikan rekomendasi untuk saya. Saya diminta mengirimkan CV serta sedikit deskripsi tentang diri saya ke beliau, sungguh senang! Saya juga memberi tahu bahwa harus beliau yang meng-upload dokumen tersebut karena sifatnya rahasia. Beliau pun menyanggupinya :), senang!. Untuk surat rekomendasi kedua, saya percayakan ke Dosen Wali saya yaitu Bapak Dr. Mohammad Rohmanuddin. Selaku anak walinya saya sering berdiskusi sama Beliau, saya menceritakan keinginan saya untuk internship di CERN dan meminta Beliau untuk membuat rekomendasi untuk saya, karena Beliau adalah Dosen Wali saya, tentu saja Beliau mengiyakan :), yes!. Saya juga menjelaskan surat rekomendasi harus dalam Bahasa Inggris dan berisi tanda tangan serta kepala program studi. kurang lebih seminggu kemudian, saya menerima notifikasi bahwa dua buah surat rekomendasi untuk saya sudah lengkap dan tinggal menunggu pengumuman, sampai sekarang saya tidak tahu apa yang ditulis oleh Bu Endang dan Pak Rohman mengenai saya hehehe. Perasaan senang dan penuh harapan yang saya alami saat itu! :). Kira-kira awal Desember saya sudah menyelesaikan pendaftaran sehingga saya bisa belajar UAS dan berlibur dengan tenang. Saya tetap menjaga impian saya, dan mengimajinasikan bahwa saya mendapat email dari CERN yang memberitahu saya diterima.  

Comments

Post a Comment

Thanks for Commenting :)

Popular posts from this blog

Pengalaman Mengikuti ON MIPA-PT 2012 (Bagian 1)

Revolutionizing Indonesian University

Flash Back : Berjuang di Olimpiade Sains Nasional 2010 Medan, Sumatera Utara