Pengalaman Mengikuti ON MIPA-PT 2012 (Bagian 1)

Saat itu tahun 2012, saya masih menjadi mahasiswa tingkat pertama di Institut Teknologi Bandung (ITB). Pengumuman mengenai seleksi untuk menjadi Tim ITB dalam Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Perguruan Tinggi (ON MIPA-PT) pada Bulan Februari menarik hati dan pikiran saya untuk ikut mencoba peruntungan dalam bidang Fisika. Saya mulai menyiapkan diri dengan kembali membaca buku-buku fisika yang pernah saya dalami selama Pelatnas 1 dan 2 Fisika untuk Tim Olimpiade Fisika Indonesia pada ajang IPhO (International Physics Olympiad).

Saya merasa sangat menyukai fisika, saya menikmati memikirkan alam semesta dan pada tahun 2012 hadir lagi kesempatan saya untuk bisa membuktikan diri di jenjang perguruan tinggi bahwa saya mampu untuk bersaing di bidang Fisika. Saya memang alumni Olimpiade Sains Nasional Fisika tingkat SMA namun saat ini yang harus saya hadapi adalah soal-soal fisika tingkta perguruan tinggi! Saya masih tingkat satu saat itu dan baru mempelajari mata kuliah dasar dan hanya fisika dasar yang berbau fisika, itupun matakuliahnya memiliki materi mirip-mirip seperti Olimpiade Sains Fisika SMA. Saya tidak gentar, saya percaya diri saya mampu untuk menunjukkan kemampuan dan "keberuntungan" saya pada ajang ini hehehe.

Seleksi saat itu dilaksanakan pada akhir Februari di ruang serbaguna CC Barat ITB, pada tingkat ITB peserta diberi 7 soal essay, soal pertama integrasi mengenai mekanika dan elektrodinamika, soal kedua dan ketiga tentang elektrodinamika, soal keempat dan kelima tentang Mekanika Kuantum dan soal keenam dan ketuju tentang Fisika Statistikal. Saat itu saya sangat terkejut karena soalnya memang belum pernah saya temui sebelumnya. Untungnya waktu pengerjaan 4 jam sehingga saya bisa berpikir cukup lama untuk memecahkan masalah yang diberikan. Dengan kemampuan fisika dan matematika selama mengikuti Olimpiade Fisika SMA ditambah pengetahuan kalkulus anak kuliah tingkat satu saya mencoba dengan maksimal untuk mengkombinasikan kemampuan tersebut untuk menjawab 7 soal yang diberikan. Dari 7 soal saya hanya bisa menjawab 5 soal yang berhubungan dengan Mekanika, Elektrodinamika dan Fisika statistika, untuk Mekanika Kuantum saya menyerah, bidang fisika apa itu! (seperti itu saya bergumam saat itu). Peserta yang mendaftar sekitar 40-50 orang dan akan diambil hanya 7 orang untuk bidang Fisika yang berhak mewakili ITB di tingkat Wilayah Kopertis. Peserta tersebut bervariasi, ada yang sama dengan saya masih tingkat satu yang bermodalkan "keberanian coba-coba" dan "keberuntungan", hingga mahasiswa Jurusan Fisika FMIPA tingkat 4 dengan SKS lulus hampir 144 untuk beragam mata kuliah Fisika!.

Seleksi telah selesai, saya sudah pasrah sambil berharap sedikit bahwa saya masih memiliki keberuntungan hehehe. Seminggu berlalu sampai akhirnya sebuah telepon dari Lembaga Kemahasiswaan memberitahu saya lolos dan berhak mewakili ITB pada tingkat Wilayah Kopertis untuk bidang Fisika. Saya berada di posisi 6 dari 7 yang dinyatakan berhak mewakili ITB!. Sungguh senang saat itu, ditambah perasaan "tidak percaya". Saya yakin selain usaha, keberuntungan dan kehendak Tuhan ikut campur disana. (Bersambung)


Comments

  1. Kaak boleh minta bahan bacaan untuk onmipanya ga? huhu atau ada pembahasan soal tahun sebelumnya gitu hehe

    ReplyDelete

Post a Comment

Thanks for Commenting :)

Popular posts from this blog

Kehidupan Sebagai Mahasiswa Institut Teknologi Bandung

Flash Back : Berjuang di Olimpiade Sains Nasional 2010 Medan, Sumatera Utara