Posts

Showing posts from 2014

Arrival-YSEP Part 2

Image
I and my friends from Indonesia who also enrolled for YSEP (Young Scientist Exchange Program at Tokyo Tech) arrived at Tokyo on 12 September 2014. I was not a tiring flight since before I have already experienced 15 Hours flight from Jakarta-Geneva and the way back :). It was a nice 9 o'clock morning (approximately), not too hot and not too cold. I felt a little bit difference when landed at Haneda airport. I was using Garuda Indonesia, National Airlines Company but I was not in Indonesia anymore. We walked to the waiting room, I and my tutor, his name is Takumu Honda agreed to meet at that place. He wanted to pick me up. All the letters written for information are Japanese character (Hiragana and Katakana) and Chinese Character (Kanji) eventhough they had translations for English in the airport area. Finally I met him and also my friends met their tutors.

Sebuah Kota di Barat Laut Swiss-CERN Summer Programme Bagian 13

Image
Sebelum saya bercerita bagaimana minggu ke-6 CERN Student Summer Programme 2014 yang saya alami, saya ingin bercerita tentang weekend minggu ke-6. Tak terasa saat itu sudah memasuki tanggal 2 dan 3 Agustus 2014. Tanggal itu sudah ada sebuah agenda yaitu Mbok Ayu(Mbok adalah Panggilan Kakak cewe yang jauh lebih tua untuk dalam Bahasa Bali), dia adalah anak dari Teman Bapak saya dan sebelum berangkat ke Geneva saya sempat bertemu mereka di Singaraja, Bali. Kebetulan saat itu Mbok Ayu sedang berada di Bali untuk menengok keluarganya dan mereka bermain ke rumah saya di Singaraja. Saat saya betolak ke Geneva, ternyata seminggu kemudian Mbok Ayu juga kembali ke Brisago, Swiss, tempat tinggalnya saat ini. Dia memiliki suami orang Swiss bernama Geo. Mbok Ayu mungkin merasa perlu bertemu saya karena sebuah kesempatan yang langka dimana kami saling mengenal dan berada di negara yang sama yaitu Swiss. Melalui percakapan yang panjang, akhirnya kami sepakat untuk bertemu pada tanggal 2 Agustus 20…

Flash Back : Coretan di Tembok Kamar, Menjemput Sebuah Impian-CERN Summer Programme Bagian (-1)

Image
Halo teman-teman, kali ini saya akan membahas kisah dibalik layar tentang perjuangan mendaftar untuk CERN Summer Student Programme 2014. Kejadian ini bisa dibilang tepat setahun yang lalu. Saya mengetahui CERN sejak publikasi besar-besaran oleh media di seluruh dunia saat CERN mampu membuktikan keberadaan partikel Higgs-Boson, saat itu tahun 2012. Saya memang menggemari fisika sejak kecil, bermimpi ingin menjadi seorang penemu dan peneliti seperti Thomas Alva Edison, Isaac Newton dan Albert Einstein. Saya juga mengagumi pemikiran-pemikiran ilmuwan. Saya tertarik akan fenomena alam semesta dan ingin mengetahui alasan baik itu kualitatif maupun kuantitatif yang melatarbelakangai fenomena tersebut. Saya berpikir di tahun 2012 itu bahwa betapa hebatnya ilmuwan-ilmuwan di seluruh dunia melakukan kolaborasi dengan tujuan yang satu yaitu untuk membuktikan dan mengetahui bagaimana alam semesta bekerja dan sekaligus menurut padangan saya menambah bukti keagungan Tuhan. CERN, sebuah lembaga pe…

Minggu Kelima Kontrak-CERN Summer Programme Bagian 12

Image
Minggu kelima dimulai dari Senin, 21 Juli 2014 sampai Jumat 25 Juli 2014. Tidak terasa sudah memasuki minggu kelima dari total delapan minggu yang saya miliki disini. Kali ini saya tidak akan bercerita panjang karena memang minggu ini tidak begitu banyak visit dan sehari-hari saya seperti biasa mengikuti kuliah, ada sebuah visit serta tentu saja menganalisis data yang diberikan serta membaca paper untuk membantu pembahasan dari analisis data yang telah dilakukan.

Hujan Seharian di Zurich-CERN Summer Programme Bagian 11

Image
Sebelum saya menceritakan weekdays minggu kelima dari CERN Summer Student Programme yang berlangsung dari tanggal 21-25 Juli 2014 yang penuh dengan kelas, project dan visit ke fasilitas CERN, saya ingin bercerita tentang weekend minggu kelima tanggal 26 dan 27 Juli 2014. Saya tidak ceritakan weekend minggu keempat, 19, 20 Juli 2014 karena saya hanya menggunakannya untuk beristirahat di kamar hostel dan membereskan beberapa analisis data serta hanya keluar ke Carrefour untuk berbelanja serta pergi ke CERN untuk berjalan-jalan ringan. Di awal weekdays saya dan Iliya, teman dari Bulgaria ingin sekali mengunjungi Kota Milan di Italia mengingat jaraknya yang cukup rasional dari Geneva yaitu 400-an kilometer.

Minggu Keempat Kontrak-CERN Summer Programme Bagian 10

Image
Halooo..aku akan melanjutkan berbagi kisah selama mengikuti CERN Summer Student Programme 2014 di Jenewa, Swiss. Setelah menggunakan weekend minggu ketiga dengan bertualang ke Lyon (baca : My First Hitchhiking and Lyon-CERN Summer Programme Bagian 9) akan dimulai minggu keempat kerja di CERN. Tidak terasa bahwa sudah menjelang pertengahan kontrak saya. Sejauh ini saya sangat menikmati suasana kehidupan di St. Genis dan juga Meyrin-Jenewa. Memang ada perasaan kangen keluarga di Bali dan juga Harumi, seseorang spesial di Yogya, saya tahu ini karena perbedaan waktu yang tanggung antara Jenewa dan juga WIB dan WITA yaitu 5 dan 6 jam. Disaat saya bangun pagi, mereka sudah beraktivitas di siang hari, di saat saya belajar dan bekerja di CERN mereka juga masih melanjutkan setengah hari mereka hingga sore dan saat mereka bersiap untuk tidur di malam hari, saya baru hendak pulang ke hostel. Sedikit kesempatan untuk berkabar melalui suara karena ketidak pas-an waktu ini sehingga aku dan keluarg…

My First Hitchhiking and Lyon-CERN Summer Programme Bagian 9

Image
"Budaya di Eropa sangat berbeda, ini pertama kalinya aku pergi ke suatu kota, yaitu Lyon dengan menumpang atau "Hitchhiking" , awalnya takut tapi ternyata orang orang Eropa sangat baik, mereka memberi tumpangan dengan gratis"

Minggu Ketiga Kontrak-CERN Summer Programme Bagian 8

Aku menulis ini saat aku telah menyelesaikan 8 minggu kontrak untuk kegiatan CERN Summer Student Programme 2014. Akan mencoba mengingat-ingat kisahku yang sungguh "hebat" menurut pribadiku. Sampai saat ini aku masih tak percaya bahwa aku bisa terpilih menjadi salah satu peserta kegiatan internasional ini di organisasi ilmu pengetahuan terbesar di dunia juga :). Alam semesta sering berlaku tak terduga, pasti ada kekuatan maha dashyat dibaliknya yaitu kekuatan Tuhan. Semua di alam semesta ini adalah hasil dari pikiran yang berwujud mimpi yang jika terus di-imajinasi-kan dan dipikirkan bahwa kita akan meraihnya, hal ini disebut dengan "memberi getaran positif ke alam semesta" maka alam semesta akan memberikan getaran positif balik yang akan mempengaruhi diri kita sehingga kita akan selalu ingat, optimis, bersemangat untuk mengusahakan mimpi kita menjadi kenyataan. Mekanisme saling mempengaruhi inilah yang disebut dengan "The Positive Law of Attraction". Say…

Bern dan Kisahku-CERN Summer Programme Bagian 7

Image
April 2014 lalu aku membeli buku biografi Einstein dan aku membacanya, belum selesai juga, mengetahui dari sana bahwa Einstein tinggal di Bern selama memikirkan teorinya yang "menakjubkan". Einstein tinggal di sebuah apartemen lantai dua dan sering melewati Menara Jam Bern saat berangkat ke kantornya, Kantor Paten Bern. Cerita itu menjadi sangat dekat dan aku merasakan bagaimana rasanya menjadi dia saat aku bisa mengunjungi tempat tempat bersejarah itu.

"Imagination is more important than knowledge"-A. Einstein

Minggu Kedua Kontrak-CERN Summer Programme Bagian 6

Image
Ini adalah kisah lanjutan selama seminggu dari tanggal 30 Juni 2014 sampai 4 Juli 2014 selama di CERN! Tak terasa sudah memasuki minggu kedua kontrak dan saya sangat menikmati dan juga ada campuran rasa bingung. Ya minggu ini akan dimulai lecture untuk summies (sebutan untuk summer student). Lecturenya mulai dari konsep tentang Fisika Partikel, Standard Model, Simulasi, hingga Detector dan Accelerator. Saya sangat bersemangat untuk memulai mengikuti kuliah di sebuah auditorium utama CERN, yaitu tempat dimana diumumkannya penemuan partikel Higgs Boson pada bulan Juli 2012 yang lalu. Saya akan duduk disana menyimak orang-orang terbaik di bidangnya memberi kuliah, semoga saya tidak sering ketiduran :p (saya sering banget ketiduran saat kuliah di ITB, entah kenapa).

Bersepeda Berkeliling Geneva di Weekend Minggu Pertama Kontrak-CERN Summer Programme Bagian 5

Image
Tak terasa seminggu sudah berlalu menjadi mahasiswa pada CERN Student Summer Programme 2014. Hari itu Sabtu, 28 Juni 2014. Saya dan Bagus Hanindhito sudah merencanakan hari ini akan berkeliling Geneva menggunakan sepeda. Kami berencana mengunjungi Perwakilan Tetap Republik Indonesia (PTRI) untuk Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) atau United Nations (UN) di Geneva serta ingin mengunjungi Headquarter UN untuk melihat ruang sidang. Saya juga ingin mengunjungi The Broken Chair Statue didepan Headquarter UN dan berfoto disana karena sejak mendaftar di CERN Student Summer Programme 2014 Januari yang lalu, saya selalu membayangkan saya berfoto di depan patung tersebut dan sekarang saya telah di Geneva, saya harus mewujudkan apa yang saya bayangkan :).

Minggu Pertama Kontrak-CERN Summer Programme Bagian 4

Image
Hi semua! saya akan menceritakan minggu pertama kontrak saya sebagai summies (sebutan summer student) :). Saya akan memiliki total 7 minggu dimulai dari tanggal 23 Juni 2014 sampai 15 Agustus 2014. Seminggu kerja selama 5 hari per harinya 8 jam dimulai pukul setengah 9 (telat-telat dikit sih) sampai pukul setengah 6 sore (biasanya suka selesai lebih awal hehehe :p) daaan hal yang menyenangkannya selama disini saya diberi allowance sebesar 90 Swiss Franc per hari (berapa ya kalau dirupiahkan?).



Berkenalan dengan Geneva-CERN Summer Programme Bagian 3

Image
Hari itu tanggal 20 Juni 2014, sudah 2 hari saya bermukim di St. Genis Pouilly. Entah kenapa selama disini saya selalu tidur cepat dan bangun pagi-pagi, tidak seperti saat saya di Bandung yang selalu tidur tengah malam dan bangun menjelang siang (jika tidak ada kuliah, tentunya kuliah memaksaku bangun pagi). Pagi itu saya sudah bangun pukul 05.00. Saya rasa karena suhunya dingin untuk ukuran saya orang Indonesia yang biasa hidup di suhu hangat, disini summer saja suhunya sekitar 14-15 derajat lalu bagaimana kalau winter?. Saya lalu sarapan menggunakan sisa ayam brokoli yang saya masak kemarin, biasanya kalau di Bandung saya selalu membeli makan di warung makan dan kalau di Singaraja saya dimasakin oleh Ibu saya. Ya saya dituntut harus bs berhemat karena memang pembayaran allowance pertama itu di minggu kedua kontrak kami sehingga saya akan berusaha masak sendiri untuk menghemat, kalau beli makan di restoran pasti mahal, kisarannya sekali makan 10-15 CHF atau kalau dirupiahkan seharga…

Hi G!-CERN Summer Programme Bagian 2

Image
Sering saya menuliskan frasa "Hi G!" entah itu di Facebook dan Line sebagai status atau di Twitter sebagai kicauan :). Saya suka mengimplisitkan apa yang saya ingin capai dan maksud dari frasa itu adalah "Hi Geneva!" yang tak lain adalah kota tempat CERN berada (sebenernya CERN lebih tepat dikatakan berada di Meyrin). Ya! saya berusaha untuk mengimajinasikan bahwa saya akan pergi ke Geneva dan CERN, menggambarkannya di dalam otak kanan saya dan menuliskan semuanya di dunia yang saya miliki. Saya juga menuliskan impian saya di kertas yang saya tempel di tembok kamar, menggambarkan logo CERN di whiteboard di kamar saya serta memproyeksikan diri saya sedang berada di CERN dan Geneva sedetail mungkin :). Itu sedikit kisah tentang kekuatan imajinasi, ya kekuatan otak kanan!

Menjadi Udik-CERN Summer Programme Bagian 1

Image
Hari keberangkatan tiba, akhirnya saya akan segera menginjakkan kaki di tanah Eropa melalui CERN Student Summer Programme 2014. Hari itu tanggal 17 Juni 2014 saya sudah bangun pukul 06.00 pagi. Saya sarapan dengan nasi telur yang sudah saya beli kemarin malam. Selanjutnya saya mandi dan sembahyang. Tak disangka taksi yang saya pesan untuk menuju ke pul X-Trans De Batara Bandung sudah datang pukul 07.30 padahal saya memesannya untuk keberangkatan pukul 08.00 WIB, namun taksi mau menunggu hingga pukul delapan. Saya harus mencetak dulu boarding pass pesawat Lufthansa dan saya mengecek semua barang bawaan saya terakhir kalinya agar tidak ada yang terlupa sebelum berangkat menuju X-Trans. Sampai di X-Trans pukul 08.10 WIB dan saya harus menunggu sekitar 20 menit karena waktu keberangkatan pukul 08.30 WIB.

Melihat Palembang Lebih Dekat-Kulker Bagian 5

Image
Saya baru tidur pukul 02.00 pagi pada tanggal 8 Januari 2014 karena asyik bercerita bersama teman-teman dikamar, ya kalau sudah kumpul cowok-cowok, maka banyak hal yang kami bicarakan, cinta, cewe, cita-cita dan lelucon-lelucon garing hahaha (bukan gosip ya, hehehe). Baru saja tidur selama tiga setengah jam, kami harus bangun, saat itu sekitar pukul 05.30. Hal ini membuat saya merasa sedikit lemas dan tentu saja masih merasa mengantuk. Saya bergegas mandi dan sarapan lalu bersiap untuk menuju PT. Pupuk Sriwidjaja (Pusri). Perjalanan dari Hotel menuju pabrik Pusri membutuhkan waktu sekitar 45 menit. Sampai disana kami bergegas menuju gedung auditorium Pusri. Kami sudah disambut oleh direksi Pusri yang juga alumni Teknik Fisika ITB.

Kisah Di Sekitar Sungai Musi-Kulker Bagian 4

Image
Kisah Kulker berlanjut, tanggal 7 Januari 2014 saya harus bangun jam 6 pagi padahal saya baru tidur selama 4 jam kurang. Kami semua akan mengunjungi Pabrik PT. Sosro yang berlokasi di Talang Kelapa, Banyu Asin, Sumatera Selatan, dipinggir Kota Palembang. Saya bergegas mandi lalu sarapan dan menaiki bis. Pukul 08.00 kami berangkat dan perjalanan dari hotel menuju pabrik memerlukan waktu satu jam. Kami disambut hangat oleh Sosro dengan minuman Teh Botol dan Fruit Tea. Disana kami berfoto dulu di depan kantor sosro sebelum melakukan kunjungan pabrik. Selanjutnya kami memasuki ruang berkumpul untuk melihat penjelasan danvideo profiletentang PT. Sosro.

Berkeliling di PT Bukit Asam-Kulker Bagian 3

Image
Saat itu tanggal 6 Januari 2014 dini hari. Kami baru sampai di Wisma Bukit Asam. Kami baru tidur pukul 01.00 setelah melalui serangkaian perjalan panjang membelah Sumatera Bagian Selatan (lihat : Membelah Sumatera Bagian Selatan-Kulker Bagian 2). Kami sudah harus siap pukul 07.30 untuk melakukan kunjungan ke tambang, kantor dan ruang kontrol PT Bukit Asam. Saya bangun pukul 06.00, rasanya masih begitu lelah dengan rasa kantuk dan pegal di sekujur tubuh.Kegiatan selanjutnya adalah menunggu antrian untuk mandi! padahal sudah kebelet yang besar dan yang kecil :(. Saya menginap di Mess C17 yang berisi 12 Orang termasuk saya. Hanya ada satu kamar mandi sehingga kami harus saling antri dan bayangkan harus sudah siap pukul 07.30, hanya punya sedikit waktu untuk melakukan kegiatan MCK yang sangat penting. akhirnya saya mandi, menggunakan kemeja kulker, dan safety boot serta sarapan nasi goreng yang disediakan oleh pihak PT Bukit Asam. Saya merasa menjadi sangat laki-laki dengan pakaian seper…

Membelah Sumatera Bagian Selatan!-Kulker Bagian 2

Image
Perjalanan Kuliah Kerja berlanjut, saat itu tanggal 5 Januari 2014, saya berada di Bis nomor 3 bersama teman-teman. Kami sudah tiba di Bakauheni, ini pertama kali saya menginjakkan kaki di Pelabuhan ini. Selanjutnya kami melanjutkan perjalanan menuju Sumatera Selatan. Kami membelah Lampung melewati Jalan Raya Lintas Sumatera. Tujuan kami adalah Tanjung Enim, yaitu lokasi PT Bukit Asam, sebuah perusahan tambang batu bara. Saya sangat menikmati perjalanan, melihat keadaan di pinggir jalan, sepertinya saya memiliki jiwa seorang traveller.

Satu Hari Tiga Pulau-Kulker Bagian 1

Image
Hari itu adalah sabtu, 4 Januari 2014. Sebenernya masih dalam rentang liburan semester 5, namun saya harus berangkat ke Bandung untuk mengikuti rangkaian Kuliah Kerja Teknik Fisika ITB angkatan 2011 (Kulker). Raga ini masih ingin di kampung halaman, Singaraja, Bali, terlebih lagi euforia tahun baru 2014 masih belum habis dinikmati bersama keluarga. Tidak cukup rasanya 12 hari di Bali untuk melakukan "self-charging", mengembalikan tenaga yang telah habis terkuras oleh jadwal semester 5 yang sangat padat dan menekan!

Pengalaman Mengikuti ON MIPA-PT 2012 (Bagian 3-Habis)

Image
Melanjutkan post sebelumnya yang berjudul "Pengalaman Mengikuti ON MIPA-PT 2012 (Bagian 2)"saya akan bercerita tentang pengalaman saya berlaga di Tingkat Nasional Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Perguruan Tinggi (ON MIPA PT) 2012.
Wuhuuuu! saya dinyatakan lolos ke Tingkat Nasional untuk Bidang Fisika!, hasil yang bagi saya sudah sangat baik! tak pernah menyangka saya mampu mencapai tahap ini, di benak saya mulai timbul keinginan untuk mendapatkan medali entah itu perunggu atau bahkan emas, siapa yang tahu? hehehehe.

Pengalaman Mengikuti ON MIPA-PT 2012 (Bagian 2)

Ini lanjutan dari post sebelumnya dengan judul "Pengalaman Mengikuti ON MIPA-PT 2012 (Bagian 1)." Setelah dinyatakan terpilih untuk mewakili ITB pada tingkat Wilayah Kopertis untuk bidang Fisika, maka selanjutnya saya memiliki tanggung jawab untuk membuktikan saya layak terpilih mewakili ITB. Saya belajar lagi, membaca-baca buku-buku mekanika, elektrodinamika dan termodinamika untuk menghadapi tes di tingkat Wilayah Kopertis. Perlu diketahui bahwa untuk bidang Fisika, materi dibagi menjadi empat bidang besar yaitu mekanika, elektrodinamika, Termodinamika dan Mekanika Kuantun serta Fisika Modern.

Pengalaman Mengikuti ON MIPA-PT 2012 (Bagian 1)

Saat itu tahun 2012, saya masih menjadi mahasiswa tingkat pertama di Institut Teknologi Bandung (ITB). Pengumuman mengenai seleksi untuk menjadi Tim ITB dalam Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Perguruan Tinggi (ON MIPA-PT) pada Bulan Februari menarik hati dan pikiran saya untuk ikut mencoba peruntungan dalam bidang Fisika. Saya mulai menyiapkan diri dengan kembali membaca buku-buku fisika yang pernah saya dalami selama Pelatnas 1 dan 2 Fisika untuk Tim Olimpiade Fisika Indonesia pada ajang IPhO (International Physics Olympiad).

Award Ceremony dan Leadership Development Seminar Bersama General Electric Indonesia

Image
Saya sudah dinyatakan sebagai penerima beasiswa General Electric(GE) Foundation Scholar-Leaders Program oleh IIEF (lihat post sebelumnya yang berjudul : Berburu Beasiswa General Electric Foundation Scholar-Leaders Program). Sebagai acara serah terima beasiswa maka IIEF dan GE Indonesia membuatkan sebuah acara Award Ceremony dan Leadership Development Seminar Bersama General Electric Indonesia yang dilaksanakan di Jakarta bertempat di Hotel Cemara pada tanggal 4-6 Juli 2013. Penerima Beasiswa ini hanya 10 orang dari seluruh Indonesia, seleksinya cukup ketat karena melalui tiga tahap yaitu seleksi berkas, seleksi tes TOEFL dan seleksi wawancara yang dilakukan oleh panelis. 

Saya merasa beruntung bisa mengikuti acara Award Ceremony dan Leadership Development Seminar Bersama General Electric Indonesia karena kami dipertemukan dengan direksi dan CEO GE Indonesia Bapak Handry Satriago!. Saya mendapat banyak ilmu tentang kepemimpinan dan nasionalisme dari direksi GE. Saya merasa mendapat bany…

Berburu Beasiswa General Electric Foundation Scholar-Leaders Program

Biaya kuliah di ITB per semesternya bagi saya cukup memberatkan orang tua. Memang orang tua saya tidak miskin, namun tidak juga kaya raya ditambah lagi saya masih memiliki dua orang adik yang masih bersekolah di SMP dan SMA sehingga biaya yang dikeluarkan oleh orang tua saya untuk biaya kuliah semester dan uang hidup di Bandung bulanan bisa dibilang cukup memberatkan. Tidak mungkin saya mendapatkan beasiswa untuk kategori miskin karena ya seperti yang telah saya jelaskan diatas bahwa orang tua saya tidak bisa dikategorikan miskin. Sehingga dengan semangat saat pertama kali menjadi mahasiswa ITB saya harus bisa mendapat beasiswa untuk meringankan beban orang tua entah dalam membayarkan uang bulanan atau uang kuliah.

Perjalanan : Candi Ceto-Pura Banguntapan-Malioboro Bersama KMH-ITB

Image
Ini adalah kisah saya bersama KMH-ITB (Keluarga Mahasiswa Hindu Institut Teknologi Bandung) melakukan perjalanan Tirtha Yatra (mengunjungi candi dan pura untuk bersembahyang) ke Candi Ceto. Hari itu adalah hari Sabtu,17 September 2011, kami berangkat dari ITB menggunakan Bis untuk menuju ke Candi Ceto. Candi Ceto adalah candi bercorak Hindu yang dibangun diperkirakan pada masa kerajaan Mahapahit. Lokasinya terletak di Dusun Ceto, Kecamatan Jenawi, Kabupaten Karanganyar, Provinsi Jawa Tengah. Kami tidak tahu jalan menuju Candi Ceto sehingga kami minta bantuan teman-teman mahasiswa Hindu yang tinggal di solo untuk menjemput kami di suatu tempat dan menunjukkan jalan ke Candi Ceto. Dari ITB bis diarahkan menuju daerah sekitar Solo dan Karanganyar. Kami membuat janji di SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum) dengan teman-teman mahasiswa Hindu di Solo. Disana kami dijemput lalu ditunjukkan jalan menuju Candi Ceto. 

Kehidupan Sebagai Mahasiswa Institut Teknologi Bandung

Image
Ini adalah lanjutan kisah dari posting saya sebelumnya yaitu Flash Back : Diawal Menjadi Mahasiswa Institut Teknologi Bandung. Saya mengikuti proses pengenalan kampus Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk Mahasiswa Baru angkatan 2011 yang disebut PROKM ITB 2011 (Pengenalan Ruang Orientasi Keluarga Mahasiswa ITB 2011) selama seminggu. Selama seminggu kami diperkenalkan dengan lingkungan kampus ITB, kegiatan kemahasiswaan, ruang kelas, budaya kampus ITB, konsep tentang Tri Darma Perguruan Tinggi, sejarah kemahasiswaan ITB, Unit Kegiatan Mahasiswa, jalur angkot dari daerah kos-kosan, dan masih banyak lagi. Kami juga mendapat sharing tentang visi dan misi hidup serta kebebasan yang bertanggung jawab, tentang potensi, posisi dan peran mahasiswa, dan masih banyak lagi. Sistem sharing adalah melalui kelompok dengan tiga orang pendamping kelompok yang disebut Taplok (Tata Tertib Kelompok). Tugas berupa esay dan buku perkenalan yang bertujuan untuk melatih mahasiswa baru dalam menulis dan mu…

Flash Back : Diawal Menjadi Mahasiswa Institut Teknologi Bandung

Image
Saya diterima di Institut Teknologi Bandung (ITB) melalui Jalur SNMPTN Tulis. Hasil yang cukup mengejutkan memang mengingat proses dan langkah-langkah yang saya jalani sampai pada tahap ini begitu unik (baca post : Flash Back : Harus Berjuang di SNMPTN Tulis 2011 dan Flash Back : Hasil Mengejutkan di SNMPTN Tulis 2011). Tibalah waktu saya berangkat ke Bandung, tanggal 22 Juli 2011. Saya berangkat bersama teman saya Putu Agus Prema Yoga menggunakan pesawat ke Jakarta lalu dari Jakarta menggunakan travel menuju ke Bandung, rute itu kami ambil karena pesawat yang ke Bandung begitu mahal harganya sehingga untuk mengirit biaya perjalanan kami melakukan hal tersebut. Kami berdua tidak didampingi orang tua kami, saat itu saya merasa kami adalah dua orang lelaki yang sungguh berani. Pergi ke Bandung yang belum pernah kami kunjungi tanpa orang tua!.