Flash Back : Ditolak di SNMPTN Undangan 2011

Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri adalah seleksi nasional yang dilakukan pemerintah untuk menyeleksi siswa SMA yang berhak masuk perguruan tinggi negeri. Pada tahun 2011 pertama kali dibuka jalur SNMPTN Undangan. Jalur ini menyeleksi siswa berdasarkan nilai raport dan prestasi yang diraih selama SMA. 

Saya mendaftar pada jalur undangan dengan percaya diri karena nilai raport saya bagus walaupun fluktuatif naik turun di setiap semesternya dan prestasi saya banyak seperti Medali Emas Fisika Olimpiade Sains Nasional 2010, Juara 2 Siswa berprestasi putra tingkat Provinsi Bali 2010, dan banyak juara Olimpiade Fisika tingkat Provinsi Bali yang diselenggarakan oleh Universitas Udayana dan Universitas Pendidikan Ganesha. Awalnya saya mendaftar undangan memilih pilihan 1 STEI ITB, pilihan 2 FTI ITB dan pilihan 3 FTMD ITB. Namun karena hal buruk terjadi saat pelatnas 2 (baca post saya yang berjudul Flash Back : Pelatnas 2 Tim Olimpiade Fisika Indonesia) yaitu saya sakit saat pelatnas 2 di Jakarta, sehingga orang tua saya khawatir jika nanti saya keterima di ITB dan harus jauh lagi dari keluarga. Mereka berpikir akan susah kalau sakit seperti saat Pelatnas 2 dan saya jauh dari keluarga. Maka dari itu orang tua saya menyarankan saya memilih universitas yang terletak di Bali. Pilihannya hanya Universitas Udayana dan Universitas Pendidikan Ganesha. Orang tua menyarankan lagi jadi dokter saja (karena hanya jurusan kedokteran yang paling bagus di Universitas Udayana dan juga kalau jadi dokter saya bisa bekerja di Bali dan tetap bisa menjadi peneliti di bidang sains). Setelah dipikirkan selama beberapa hari akhirnya saya mengubah semua pilihan saya menjadi Pilihan 1 Pendidikan Dokter Universitas Udayana dan Pilihan 2 Pendidikan Dokter Universitas Gajah Mada (UGM).
Gambar I-Kartu SNMPTN Undangan
Saya tetap percaya diri bahwa saya akan diterima di salah satu perguruan tinggi tersebut. Sambil menunggu pengumuman undangan setelah Ujian Nasional saya hanya bermain, berjalan-jalan dan santai hehehe sementara teman-teman saya yang lain mengikuti bimbingan belajar untuk persiapan mereka jika nanti ditolak di SNMPTN Undangan dan harus mengikuti seleksi SNMPTN Tulis. Hari pengumuman tiba dan diumumkan secara online, pada waktu itu bulan Juni tanggal 16. Saat saya membuka akun saya, saya melihat saya belum dapat diterima di kedua jurusan tersbut atau DITOLAK!. Saya sangat sedih an bingung saat itu karena mau tidak mau saya harus ikut SNPMTN Tulis tanpa persiapan sebelumnya sedangkan jalur tulis akan diadakan 12 Hari lagi. Saya merasa tidak ada gunanya saya meraih prestasi tingkat provinsi bahkan nasional karena pada akhirnya tidak mendapat suatu penghargaan saat SNMPTN Undangan sedangkan teman saya yang memiliki prestasi tidak sebaik saya dapat diterima di UGM, ITS, dan UI. Beruntung saat itu Bapak saya memberikan saya semangat dan mungkin seperti ini kata-katanya "kalau selama 3 tahun di SMA kamu memang serius belajarnya dan Bapak tahu kamu serius dalam belajar maka SNMPTN Tulis pasti bisa kamu taklukan dan Bapak yakin kamu bisa karena kamu sudah membuktikannya di OSN". Saat itu saya tertidur lesu tanpa bisa berkata apa-apa, pikiran saya sedih dan bingung.

Comments

Post a Comment

Thanks for Commenting :)

Popular posts from this blog

Pengalaman Mengikuti ON MIPA-PT 2012 (Bagian 1)

Revolutionizing Indonesian University

Flash Back : Berjuang di Olimpiade Sains Nasional 2010 Medan, Sumatera Utara