Fenomena Pipa Kapiler

Apakah anda pernah melakukan hal seperti pd gambar berikut????,

jika tidak maka baca artikel ini, jika sudah pernah, baca jg, nambah pengetahuan. Langsung saja, fenomena diatas tergolong tidak biasa, biasanya jika air dimasukkan pada bejana berhubungan yang masing-masing jari penampangnya relative besar, tinggi air akan sama antara pipa yang satu dan lainnya, namun kenapa ketika dimasukkan ke dalam pipa yang jari-jarinya cukup kecil(disebut pipa kapiler) tinggi air bisa tidak sama, walau hanya berbeda sedikit??????

, jawabannya terletak pd tegangan permukaan, ini mengakibatkan air menjadi terangkat, sebenarnya pada pipa yang jari-jarinya besar juga terdapat tegangan permukaan, namun karena volume air yang berada dalam pipa juga banyak, jadinya tinggi air akan sama pada setiap pipa, coba kita rumuskan persamaan tinggi air dalam pipa kapiler

Karena air dalam posisi seimbang, maka ∑Fy=0, ∑Fx=0

Untuk sumbu y
∑Fy=0
(2πry)cos0-mg=0
(2πry)cos0=mg
(2πry)cos0=pπr2hg
h=2πycos0/prg



Comments

  1. Anonymous8:39 pm

    Ya...pembuluh kapiler memang luar biasa. Klo pohon kelapa setinggi 15 meter itu gimana ya mengankat airnya ke buah kelapanya..?
    Salam kenal..! :)

    ReplyDelete
  2. hoee hoee.... blogwalking....

    ReplyDelete
  3. Luh Nicky9:15 am

    kalau untuk kasus pohon kelapa , katanya sih gini.
    Molekul air kan pada sisi satu dan sisi lainnya berbeda kutubnya. sehingga air satu sama lainnya saling tarik-menarik, sehingga membentuk rantai panjang ketika melewati Xilem , ketika bergerak dari ujung akar ke atas ( yg berujung pada lubang stomata). Ujung dari deretan ( rantai) molekul air ini adanya di stomata ( daun). Nah Ketika molekul air yg paling ujung tsb meloncat keluar dari daun ( alias menguap) maka posisinya akan digantikan oleh molekul berikutnya ( yg persis di belakangnya) proses pergantian posisi terpinggir ini, yang mengakibatkan air terus bergerak ke atas ( dari akar ke daun). Katanya sih gitu. Tetapi proses naiknya air xilem ( sebelum nyampe di stomata), mungkin karena efek kapiler ya.

    ReplyDelete
  4. danny nakamori7:54 pm

    setuju ama yg posting d atas aku .. t karna ada adhesi antar dinding sel dan air. juga karna kohesi di ikatan hidrogen air.selain itu juga karna bulk flow.

    ReplyDelete

Post a Comment

Thanks for Commenting :)

Popular posts from this blog

Pengalaman Mengikuti ON MIPA-PT 2012 (Bagian 1)

Revolutionizing Indonesian University

Flash Back : Berjuang di Olimpiade Sains Nasional 2010 Medan, Sumatera Utara