Fenomena Pembiasan cahaya

Banyak sekali fenomena alam yang terjadi di dunia ini, bahkan sering kita jumpai dalam kehidupan kita sehari-hari, tetapi sering juga kita bertanya-tanya apa sebenarnya penyebab hal itu. Salah satunya adalah fenomena pembiasan cahaya, cahaya memang memiliki banyak keunikan seperti dapat dipantulkan dan dibiaskan.

Pembiasan Cahaya

Pembiasan cahaya ialah pembelokan cahaya akibat melalui 2 atau lebih medium berbeda
Disamping mengalami pembiasan, ketika melalui dua medium yang kerapatannya berbeda cahaya juga mengalami perub
ahan kec, hal ini disebabkan karena kerapatan suatu medium. Jika cahaya datang dari medium rapat ke kurang rapat maka cahaya akan dibiaskan menjauhi garis normal (garis 2700) dan jika sebaliknya maka cahaya akan dibiaskan mendekati garis normal. (lihat gambar 1)












Gambar 1

Dasar kolam Terlihat Lebih Dangkal

Banyak yang bertanya-tanya kenapa dasar kolam yang berisi air terlihat lebih dangkal pada saat siang hari, peristiwa tersebut sangat berhubungan dengan pembiasan cahaya

Pada saat cahaya datang dari benda menuju mata cahaya melewati dua medium yang berbeda kerapatannya, disini hokum pembiasan berlaku(lihat Gambar 2)









Gambar 2


Terlihat bahwa sinar lurus yang berasal dari dasar kolam 1 (dasar sesungguhnya) dibiaskan oleh permukaan kolam menuju mata, akibatnya mata melihat dasar kolam seolah-olah berada lebih dangkal sebanyak h.

Pensil bengkok ketik dimasukan ke dalam gelas berisi air

Hal ini juga diakibatkan oleh pembiasan cahaya, lihat gambar 3













Gambar 3

sama seperti peristiwa 2 cahaya yang datang dari segala bagian pensil dibiaskan menjauhi normal oleh permukaan air dan diteruskan ke mata, sehingga oleh mata bayangan pensil terlihat bengkok


Comments

  1. tQ..
    blogmu keren
    tugasQ jadi kelar deh....

    ReplyDelete
  2. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  3. tQ..
    blogmu keren
    tugasQ jadi kelar deh....

    ReplyDelete
  4. tQ..
    blogmu keren
    tugasQ jadi kelar deh....

    ReplyDelete
  5. haiiiiiii

    piTer ban9ed siiii lo??
    dksi makan pa siii sm emak looooo????

    ReplyDelete
  6. Anonymous2:49 pm

    from your brother who hate psyic but want to love it

    saya kuliah di IPB tingkat 1 di marine and science departement, ade punya cara d buat lebih menyukai dan mencintai fisika???

    oiya kaka pernah berkunjung ker sekolahmu lho, sekolahmuy itu bagus banget berskala internasional...

    dan untuk adik2 yang lain yang biasa mencopas aatau mengcopy tugas dari internet, kaka berharap jangan hanya sekedar mengcopy dan mencopas tanpa dipelajari ilmunya dan jangan hanya mengambil dari satu sumber saja , dan kaka menyarankan jika kalian benar-benar sekoloah untuk menuntut ilmu kalian jangan hanya mencari lkiteratur dari internet saja namuhn dari buku juga...

    JANGAN JADI PELAJAR INDONESIA YANG BODOH!!!

    ReplyDelete
  7. Anonymous12:16 pm

    kmu bercita" luhur ya...

    ReplyDelete
  8. Anonymous12:51 pm

    post-annya singkat paadt dan jelas .

    simple !!!

    ReplyDelete
  9. Anonymous3:40 pm

    postnya keren euy, bikin paham. makasih atuh, jadi paham sama materinya

    ReplyDelete

Post a Comment

Thanks for Commenting :)

Popular posts from this blog

Pengalaman Mengikuti ON MIPA-PT 2012 (Bagian 1)

Scientific Research in Indonesia needs big momentum to accelerate: A Reflection from Asian Games 2018

Flash Back : Berjuang di Olimpiade Sains Nasional 2010 Medan, Sumatera Utara